Menhub Temui Bos Pesawat China Pesaing Boeing, Ada Apa?

Menhub Temui Bos Pesawat China Pesaing Boeing, Ada Apa?

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat Launching Penjualan Tiket Whoosh di Aplikasi Mobile. (CNBC Indonesia/Feri Sandria)

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan pimpinan perusahaan pesawat asal China, Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC) di Shanghai, Tiongkok, Kamis (11/1/2024). Ia bertemu dengan Chairman & CPC Secretary COMAC He Dongfeng.

Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai hubungan kerja sama antara COMAC dengan TransNusa. TransNusa menjadi maskapai Indonesia pertama yang menggunakan pesawat buatan COMAC.

“Kami menyambut https://rtpkas138.skin/ baik kerja sama yang dilakukan antara kedua belah pihak. Kerja sama ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan penerbangan di Indonesia,” ujar Budi Karya.

Lebih lanjut, Budi Karya mengajak COMAC untuk terus memperkuat kemitraan dan mempertimbangkan untuk berinvestasi mengembangkan industri penerbangan di Indonesia.

Dalam kunjungannya, Budi Karya berkesempatan berkunjung ke pabrik pesawat COMAC untuk menyaksikan langsung proses pembuatan pesawat berteknologi mutakhir dengan pengerjaan yang detail.

“Saya menekankan agar produksi pesawat terbang ini betul-betul mengutamakan kualitas yang lebih aman, efisien dan ramah lingkungan,” imbuhnya.

Pesawat C919 Commercial Aircraft Corp of China (COMAC), jet penumpang besar pertama yang diproduksi di dalam negeri Tiongkok, tampil pada Airshow China 2022 di Zhuhai, di provinsi Guangdong, Tiongkok selatan pada 8 November 2022. (Photo by CNS / AFP/File Foto)Foto: Pesawat C919 Commercial Aircraft Corp of China (COMAC), jet penumpang besar pertama yang diproduksi di dalam negeri Tiongkok, tampil pada Airshow China 2022 di Zhuhai, di provinsi Guangdong, Tiongkok selatan pada 8 November 2022. (AFP/-/File Foto)
Pesawat C919 Commercial Aircraft Corp of China (COMAC), jet penumpang besar pertama yang diproduksi di dalam negeri Tiongkok, tampil pada Airshow China 2022 di Zhuhai, di provinsi Guangdong, Tiongkok selatan pada 8 November 2022. (Photo by CNS / AFP/File Foto)

Sementara itu, TransNusa sudah menggunakan pesawat COMAC ARJ-21 sejak April 2023 lalu. Demi meningkatkan kerja sama, maskapai ini kembali menandatangani kerja sama Kamis (12/1/2024) di Shanghai dan disaksikan langsung oleh Budi Karya.

Namun, Direktur Utama TransNusa Bayu Sutanto mengungkapkan bahwa kerja samanya bukan dalam bentuk penambahan pesawat.

“Hanya perjanjian kerja sama umum kok antara COMAC sebagai pabrikan dan TransNusa sebagai operator pesawat. COMAC lebih ke supporting aja,” katanya kepada CNBC Indonesia, Jumat (12/1/2024).

Kerja sama tersebut mengarah pada Maintenance, Repair, dan Operation atau pemeliharaan, perbaikan, dan mengatur operasional. Hingga kini, TransNusa masih menggunakan dua pesawat untuk operasional penerbangan komersialnya.

“Untuk tahun ini masih operator 2 pesawat ARJ21 COMAC. Rute-rutenya CGK-KUL (Cengkareng-Kuala Lumpur) dan CGK-JHB (Cengkareng – Johor Bahru),” terang Bayu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*